Posted by: Indah on: April 11, 2008
Kesendirian kembali menyelimutinya
Bisingnya kendaraan takmampu merebut khayalnya
Usahanya berkosentrasi pun tak jua ada artinya
Kegelisahan mulai menghampirinya
Bayangan suasana ujian esok melintas
Membuyarkan lamunannya
Namun tak jua kegelisannya kunjung reda
*Tit..tit…*
Bunyi hapenya membuatnya tersentak
Ia harus bergegas
Ada keperluan yang musti ia kerjakan
Meski ia ragu untuk mengambil langkah
Tapi ia bulatkan tekad
Malam ini ia harus pergi
Ia yakin Allah kan menjaganya
Sepanjang jalan ia lafazkan Shalawat Nabi
Ia serahkan perjalanannya kepada Allah
Melintas bayang seseorang dalam pikirannya
Pertanyaan pun bermunculan di sana
Setelah keperluannya terselesaikan
Bergegas ia pulang ke tempatnya
Memulai belajar untuk ujian besok
Meskipun kegelisahan itu belum menghilang
Ia mencoba mencari informasi
Apapun…
Yang bisa meredakan kegelisahannya
Namun…
Nihil…
Percuma…
Menunggu pun tak ada artinya…
Lama sekali…
Ini terjadi tidak hanya sekali…
Tapi berkali-kali…
Sampai kapan ini kan ada perubahan ?
Mencoba kembali berpikir positif…
Berhasil…
Bertahan sampai keesokan paginya…
Komentar Terakhir